Setelah beberapa hari mencoba untuk melakukan install Mac (Hackintosh) di laptop saya, akhirnya hari ini berhasil juga. Udah gak keitung berapa kali restart laptop.
Berbagai permasalahan muncul dari awal sampai akhir, bahkan sampai sekarang pun masih ada beberapa yang bermasalah.
Ternyata instal Hackintosh di PC based gampang2 susah, beberapa hari ini aku cuman mengandalkan koneksi internet sama pak google. Dan beberapa situs yang sangat bagus untuk referensi adalah insanelymac, osx86 dan hacintosh.org. Untuk itu saran saya adalah gunakan 2 PC saat melakukan instalasi MacOS. Yang 1 buat diinstall yang satu lagi buat browsing2.
Berikut ini lika-liku proses instalasi-nya:
1. Masukkan CD, booting dan Instal. Setelah proses instalasi selesai, komputer minta reebot. Namun setelah itu Laptopnya gak mau booting ke Mac, tapi balik lagi ke Vista. Mmmm… kenapa ya??
Usut diusut ternyata aku bikin partisinya di Logical, pantes aja gak mau booting. Hehe..
Solusi: Jalanin program diskpart dari command prompt, kemudian bikin partisi baru Primary dan diset aktif.
2. Error kali ini muncul ketika booting setelah proses instalasi. Ditunggu-tunggu koq lama banget. Cuman muncul logo apel sama kursor muter2. Setelah lama ditunggu koq ditengah2 ada gambar silang. Mmmm…
Setelah reboot dan masuk ke mode verbose (option -v), Muncullah pesan errornya
“Still waiting for root device”
kyaaa…. Apalagi ini…
utak utik lagi. Browsing sana sini… Instal ulang beberapa kali… Masih sama aja..
Tapi akhirnya ketemu juga permasalahannya. Setting “SATA Mode” di BIOS harus dirubah dari IDE Mode menjadi AHCI Mode. Horee… akhirnya lanjut juga…
3. Tapi setelah itu masalah kembali muncul. Setelah booting, muncul logo apel, tapi setelah itu koq seluruh layar hitam semua alias Black Screen. Yang ada cuman kursor yang bisa digerak2in. Pfff….
Kalo yang satu ini ternyata masalahnya di driver VGAku (Intel X3100) yang belum terinstall. Tapi koq bisa ya, padahal waktu instalasi aku udah pilih driver X3100 di menu Customize. Btw, solusi sementara adalah booting dengan menggunakan opsi -x (Safe Mode). Untuk drivernya akan aku update kemudian. Lanjut lagi….
4. Instalasi dilanjutkan dengan mengisi beberapa setting laptop, misal Lokasi Negara, Jenis Keyboard dll. Namun ternyata perjuangan masih belum usai gan… Kali ini berhenti di jendela “Do You Already Own a MAC?”
Sempet bingung, tiap kali aku pilih “belum punya” (lupa nama opsinya) koq selalu balik lagi ke proses instalasi tahap sebelumnya ya??
Untuk perbaikannya aku kasih di post baru aja ya
Setelah permasalahan tahap 4 terselesaikan akhirnya “I Already Own a MAC” hehe
Taraaaa…
Sebuah jendela biru dengan tulisan iDeneb. Fiuhhh…. Akhirnya berhasil juga…
Tapi perjuangan belum usai, masih ada beberapa komponen yang belum bekerja, termasuk sound.
Thanks to Istriku yang telah memberikan support, walaupun sampe dibilangin “Penguasa Laptop dan Internet”. hehe…